LadyBird Journal – Akhir-akhir ini banyak berita soal selebriti yang mengakui kalau mereka mengalami masalah kesehatan mental seperti depresi. Katy Perry dan Lady Gaga, misalnya, pernah buka-bukaan tentang pengalaman mereka menghadapi dan mengatasi depresi dalam menjalani karir. Belum lagi berita bunuh diri figur publik seperti Robin Williams dan Kate Spade yang disebabkan oleh depresi dan anxiety (rasa cemas). Inilah kenapa sudah saatnya kita mulai pembicaraan tentang kesehatan mental di antara teman dan keluarga kita, minimal terkait gejala depresi ringan.

 

Depresi ringan (mild depression) bukan berarti mereka nggak beneran “punya” depresi. Tapi gejala depresi ringan tidak menghalangi mereka untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Dr. Deborah Serani, seorang psikolog klinis mengatakan bahwa orang depresi ringan sering bilang kalau mereka “lebih mudah lelah, lebih moody dan badan mereka lebih merasa sakit”.

 

Karena masih mampu dalam kesehariannya, banyak orang dengan depresi ringan juga kemudian menyadari kondisi mereka. Namun, semakin lama malah semakin parah ketika mereka menghadapi situasi sulit, seperti faktor pekerjaan, konflik dalam kehidupan, dan sebagainya.

 

Maka dari itu, sebelum akut dan parah, penting bagi kita untuk mengetahui tanda-tanda utama yang bisa kita lihat dan bisa menjadi petunjuk kita untuk segera membantu teman, keluarga maupun diri kita sendiri. Berikut adalah gejala dari depresi ringan yang dapat kita kenali:

 

  1. Mudah marah dan Emosi

    mudah marah dan emosi gejala depresi ringan

Orang dengan gejala depresi ringan sering nggak sadar bahwa mereka sedang depresi, tapi seringkali merasa sangat tertekan dalam keadaan-keadaan yang membuat stres, maupun yang biasa mereka hadapi maupun yang sesekali aja. Biasanya mereka akan menjadi mudah marah maupun sedih, sehingga mereka lebih kesulitan untuk mengatasi masalahnya secara maksimal.

 

  1. Perubahan Nafsu Makanperubahan selera makan gejala depresi ringan

Orang dengan gejala depresi ringan biasanya banyak mengalami perubahan nafsu, baik makan menjadi lebih sering atau malah lebih sulit untuk makan. Perubahan hormon dalam diri mereka memicu peningkatan maupun penurunan nafsu makan. Hormon yang berkaitan dengan depresi ringan antara lain seperti Adrenalin, Noerpinephrine dan Kortisol, yang masing-masing berkaitan dengan gimana seseorang mengatasi rasa cemas.

 

  1. Mudah Cemas

Hormon Norepinephrine menyebabkan seseorang untuk selalu terjaga dan fokus dengan masalah yang sudah ada. Nah, orang yang terlalu fokus dengan masalah yang ada itu biasanya rentan untuk mengalami rasa cemas terhadap hal yang bahkan belum terjadi. Rasa cemas yang berlebihan ini membuat seseorang sulit untuk fokus untuk memutuskan apa yang harus dia lakukan.

 

  1. Kesulitan Berkonsentrasi, Mengingat Detail dan Mengambil Keputusan

    sulit konsentrasi dan memutuskan gejala depresi ringan

Selanjutnya, rasa cemas juga merupakan salah satu tanda depresi ringan. Rasa cemas yang terjadi biasanya akan membuat orang dengan depresi menjadi kesulitan menjalankan kewajibannya sehari-hari, walaupun karena apa yang mereka alami masih ringan, jadi mereka masih merasa bahwa mereka “kesulitan” sehingga seringkali hal ini sulit terdeteksi.

 

  1. Kehilangan Ketertarikan

Terakhir, orang dengan depresi ringan hal ini banyak terjadi pada hal yang berkaitan dengan minat mereka, seperti hobi. Biasanya mereka akan menganggap diri “terlalu lelah atau sibuk” untuk kembali menekuni minatnya.

 

Nah, sudah tahu, kan, tanda-tanda depresi ringan? Yuk mulai peduli dengan lingkungan dan diri sendiri. Kalian bisa coba dulu dengan tes kesehatan fisik lebih dulu, untuk memastikan bahwa kalian tidak mengalami masalah kesehatan fisik. Masalah kesehatan mental yang terdeteksi lebih awal akan lebih mudah diatasi, dan kalian bisa menjalani kehidupan dengan lebih maksimal.

 

Sumber:

[1] Situs Web MD

[2] Situs Psych Central

[3] Situs Halo Sehat

Leave a Reply