Publik Figur dan Kesehatan Mental: Ketahui Cerita Mereka

LadyBird Journal – Birdies, kalau kalian mengikuti perkembangan berita setiap harinya, ada beberapa yang berkaitan dengan perkembangan kesehatan masyarakat dan lingkungan. Salah satunya tentang kesehatan mental. Mungkin kalian pernah mendengar kasus percobaan bunuh diri, baik pada perempuan dan laki-laki dari berbagai status sosial dan pendidikan. Ya, siapapun bisa mengalami kesehatan mental, dan hal tersebut juga bisa terjadi pada mereka yang mungkin sering kita anggap menjalani kehidupan yang terlihat sempurna. Tidak terkecuali publik figur seperti aktor, penyanyi, atlit, bahkan anggota royal family.

 

Banyak alasan kenapa publik figur sulit untuk membuka diri mengenai masalah kesehatan mental. Stigma mengenai kesehatan mental dan orang terkenal biasanya menjadi alasan utamanya. Pemikiran bahwa mereka yang mengalami kesehatan mental hanya bicara untuk mencari perhatian  membuat banyak orang kesulitan untuk mulai mencari bantuan ahli.

 

Publik figur juga menemui banyak kesulitan di bidangnya masing-masing, baik musik, akting, olahraga maupun bidang lainnya. Terutama dalam hal feedback untuk karya mereka. Kebutuhan akan umpan balik dan tekanan untuk selalu “hebat”, ditambah dengan budaya tabloid dan banyak orang yang selalu mengikuti langkah dan kegiatan mereka juga meningkatkan kecemasan mereka untuk mencari bantuan.

 

Tapi keberanian mereka untuk mulai bicara bisa menurunkan stigma bagi orang lain dari berbagai latar belakang, untuk mencari bantuan profesional juga. Publik figur/selebriti yang kemudian bicara tentang masalah kesehatan mental mereka juga memberikan contoh bahwa masih ada harapan untuk semua orang untuk memiliki kesehatan mental yang lebih baik.

 

Berikut 10 cerita kesehatan mental publik figur – musisi, aktor, atlet, bahkan anggota kerajaan sekalipun – mengenai kesehatan mental mereka.

1. Chrissy Teigen

Jika kalian aktif di Twitter, kalian pasti sering melihat observasi lucu dan cerdas yang dibuat oleh MC dan model ini. Di balik keaktifannya dalam berbagai pekerjaan dan kehidupan rumahnya dengan suami, musisi John Legend dan dua anaknya Luna dan Miles, Chrissy pernah mengalami postpartum depression atau depresi pasca melahirkan. Melalui esai yang ditulisnya untuk majalah Glamour, Chrissy menulis “Aku punya semua bantuan yang bisa aku dapatkan: John, ibuku (yang tinggal bersama kami), seorang pengasuh). Tapi postpartum tidak mendiskriminasi. Aku tidak bisa mengontrolnya. Dan itu salah satu alasanku lama untuk bicara: aku merasa egois, jijik dan aneh bilang secara jujur kalau aku kesulitan. Terkadang aku masih merasakannya.”

 

2. Pete Davidson

Penggemar comedy sketches dan acara Saturday Night Live pasti kenal dengan Pete Davidson. Anggota SNL termuda sepanjang sejarah (yang memulai karirnya di usia 20 tahun), sering bicara mengenai pengalamannya dengan bipolar personality disorder dan mengunjungi psikiater. Salah satunya adalah dalam sesi podcast WTF with Marc Maron, “(Kunjungan psikiater) itu berhasil, sedikit demi sedikit.”

 

3. Demi Lovato

Dalam film dokumenter terbarunya, Simply Complicated, penyanyi ini berbagi mengenai depresi, bipolar disorder, dan adiksi yang dialaminya selama perjalanan karirnya. Selain itu, Demi sangat terbuka dengan keadaannya, berbagi tentang progress yang dia buat dalam kesehariannya dan terus bekerja dalam bidang advokasi kesehatan mental, terutama untuk anak muda.

 

4. Pangeran Harry

Salah satu penerus kerajaan Inggris ini menceritakan dalam podcast Mad World tentang bagaimana kehilangan ibunya di usia yang sangat muda mempengaruhi bagaimana Pangeran Harry berinteraksi dengan kehidupan sosial dan pekerjaannya. “Aku bisa bilang jika kehilangan ibuku di usia 12 tahun dan menutupi semua emosiku selama 20 tahun mempunyai efek yang cukup serius tidak hanya pada kehidupan pribadi tapi juga pekerjaanku…Aku mungkin hampir mengalami kelelahan mental total dalam beberapa waktu”. Saat ini, dengan keadaan yang lebih baik dan setelah menemukan bantuan profesional, Pangeran Harry bersama kakak laki-lakinya Pangeran William dan istri Pangeran William, Kate Middleton, memulai sebuah gerakan yang menekankan pentingnya kesehatan mental bernama Head’s Up.

 

5. Brendan Fraser

Aktor yang besar melalui berbagai film di tahun 1990-an seperti The Mummy ini bersedia untuk diwawancarai untuk majalah GQ mengenai masalah kesehatan mental setelah pelecehan seksual yang dialaminya di tahun 2003. Brendan Fraser juga menceritakan bagaimana tuntutan Hollywood membuatnya lelah, sehingga dia memutuskan untuk beristirahat dari akting untuk sementara waktu.

 

6. Mariah Carey

Mendapatkan diagnosis bukan tidak selalu membuat hidup lebih mudah, apalagi jika kalian belum terbebas dari stigma yang ada mengenai kesehatan mental. Mariah Carey membuka diri pada 2018 mengenai diagnosis bipolar disorder yang diterimanya di tahun 2001. Saat itu, dia memutuskan untuk menutupinya dari masyarakat, karena takut banyak orang yang akan menggunakan masalah kesehatannya untuk mencelakainya. Namun setelah banyak naik dan turun dalam kehidupannya, Mariah memutuskan untuk jujur mengenai kondisinya.

 

7. Dwayne “The Rock” Johnson

Mantan atlet yang saat ini bekerja sebagai aktor mengunggah tulisan di Instagramnya mengenai masalah kesehatan mental yang dialaminya setelah ibunya mencoba untuk bunuh diri. The Rock juga merupakan advokat untuk kesehatan mental, dengan fokus pada laki-laki dan anak muda dengan mendorong mereka untuk membuka diri dan mencari bantuan.

 

8. Michael Phelps

Atlet renang kelas dunia ini bercerita mengenai episode depresinya dan pemikiran bunuh dirinya di tahun 2014 pada acara Substance Abuse and Mental Health Service Administration di Universitas George Washington, May 2017. “Untukku, berada dalam posisi sangat rendah di mana aku sangat tidak ingin hidup lagi, itu sangat menakutkan” katanya. “Berpikir untuk membunuh dirimu sendiri, aku ingat duduk di kamarku selama empat atau lima hari, tidak bicara dengan siapapun” Dia melanjutkan, “Aku ingin orang-orang paham bahwa ada waktunya untuk kalian untuk cari bantuan.”

 

9. Carrie Fisher

Tahu franchise Star Wars? Pemeran Putri Leia ini berbicara mengenai pengalaman depresi dan bipolarnya dalam berbagai wawancara, termasuk dengan Oprah Winfrey di tahun 2011. Carrie juga menuliskannya dalam biografi yang diluncurkan di tahun 2008, Wishful Drinking. Aktris ini juga menjadi advokat kesehatan mental dengan ibunya, Debbie Reynolds, melalui organisasi The Thalians.

 

10. Hayley William

Vokalis dan front-woman dari band Paramore melakukan wawancara dengan situs web Fader, “Aku pikir, ‘Aku harap semuanya akan berhenti.’ Bukan berarti aku ingin mengakhiri hidupku. Rasanya seperti ketidakberdayaan. Seperti, ‘Apa intinya?’ Aku pikir aku tidak mengerti berbahayanya rasa tidak berdaya ini. Semuanya terasa menyakitkan.”

 

Referensi

[1] Barton, L. (2018, 9 April). “Celebrities’ Mental Health Stories Can Be Sources of Hope”.HealthyPlace.com

[2] Borges, A. (2017, 13 Desember). “27 Celebrities Who Opened Up About Their Mental Health This Year”. BuzzFeed

[3] Eil, P. (2018, 16 Mei). “Celeb Men are Leading A Male Mental Health Revolution”. HuffPost. Disadur dari: 

[4] Giannotta, M. (2018, 11 April). “Mental Health Advocates: Mariah Carey, Demi Lovato, More Speak Out to Break Stigmas”. am New York

[5] Kunst, J. (2014, 13 Agustus). “The Challenges of Mental Illness, Addiction and Celebrity”. Psychology Today

[6] Muller, R.T. (2013, 26 Juli). “In the Limelight: Celebrities Struggling with Mental Health”. Psychology Today

[7] Gambar: Pinterest.com

 

Leave a Reply