menghadapi pertanyaan menyiggung

“Kapan menikah?”

“Kapan punya anak?”

“Kamu gendutan ya?”

 

Di Indonesia, terkadang pertanyaan-pertanyaan personal yang menyinggung sangat mudah dilontarkan atas nama ‘basa-basi’ dan tanpa disadari. Memang kebanyakan orang tidak bermaksud melakukan hal tersebut untuk menyinggung atau menyakiti, tapi bagaimana kalau pertanyaan-pertanyaan tersebut memang menyinggung dan menyakiti? Berikut adalah cara-cara menghadapi pertanyaan menyinggung yang intrusif:

 

1. Balas dengan humor

Cara yang paling aman untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan seperti ini adalah menjawab dengan humor atau bercanda. Humor bisa menjaga suasana percakapan tetap ringan, menyenangkan, dan sopan. Memberikan jawaban sambil bercanda juga bisa membantu mencairkan kekakuan atau awkwardness dan bisa mencegah situasi yang memalukan. Misalnya seorang temanmu bertanya kapan kamu akan punya anak, kamu bisa menjawab, “Wah, gak tau ya, yang jelas bukan sembilan bulan lagi!” Jika kamu sudah berhasil mengalihkan perhatian mereka dengan bercanda, lanjutkanlah dengan mengganti pembicaraan ke topik lain.

 

2. Balas pertanyaan dengan pertanyaan yang sama

Jika seseorang bertanya “Kamu gendutan ya?”, coba saja balas dengan “Kamu gendutan?”. Dengan menanyakan pertanyaan yang sama ke penanya, mereka akan bisa merasakan sendiri betapa tidak nyamannya untuk menjawab pertanyaan personal seperti itu. Kalau mereka enggan menjawab, kenapa kamu harus menjawab?

 

3. Balas dengan “Memangnya kenapa?”

Dengan mengajukan pertanyaan seperti ini, kamu secara tidak langsung memberikan sinyal ke penanya bahwa pertanyaan mereka terlalu menyinggung dan kamu keberatan untuk menjawabnya. Jangan lupa bahwa nada bicaramu juga bisa membantu untuk menyampaikan pesanmu. Jika mereka tidak juga menangkap sinyalmu, kamu bisa lanjutkan dengan tanggapan terakhir:

 

4. Balas dengan “Maaf, aku tidak nyaman kalau kita ngomongin ini.” atau “Maaf, aku tidak mau membicarakan hal ini.”

Menanggapi pertanyaan ‘basa-basi’ dengan mengkomunikasikan keengganan ataupun ketidaknyamanan secara langsung memang bukanlah hal yang umum, apalagi di Indonesia, tapi cara ini adalah cara paling efektif supaya penanya tahu bahwa pertanyaan ini bahwa basa-basi yang terlalu personal. Penanya juga akan menghargai kejujuran dan menghormati keinginanmu untuk melindungi privasimu.

 

Intinya, jangan sampai kamu merasa terbebani untuk memberikan informasi yang belum atau tidak mau kamu bagi ke orang lain. Memberitahu seseorang bahwa ada beberapa pertanyaan yang seharusnya tidak di tanyakan bukan berarti kamu tidak ramah, tapi kamu tahu ranah privasi kamu. Dengan menjaga privasimu dan berkomunikasi dengan jujur, kemungkinan besar kamu malah bisa mempunyai hubungan yang lebih santai dan akrab dengan orang-orang di sekitarmu ketika kamu terbuka mengenai topik-topik apa saja yang nyaman untuk kamu bicarakan dengan mereka.

Author

:D

Leave a Reply