Masih Kesulitan Mengatur Pekerjaan? Coba Tips Manajemen Kerja Simple Berikut

LadyBird Journal – Pernah gak sih kalian merasa kalau 24 jam itu kurang? Atau bagaimana 7 hari itu terlalu sedikit untuk pekerjaan kalian? Pastinya dong. Ternyata, ini menjadi masalah untuk setiap orang yang mempunyai pekerjaan yang menuntut waktu yang banyak.

 

Hal seperti ini seringkali kita temui di perusahaan atau firma besar, namun juga untuk orang-orang dengan bisnisnya sendiri. Maka dari itu, kita perlu tahu bagaimana cara mengatur pekerjaan kita dengan manajemen kerja. Basically, manajemen kerja adalah proses bagaimana kita dapat merencanakan, mengevaluasi, dan menilai pekerjaan diri sendiri maupun orang lain.

 

Tetapi memang metode ini diwajibkan bagi para bos, atasan, atau pemilik bisnis yang menginginkan adanya tatanan yang padat, namun juga rapi dan baik. Fungsi adanya manajemen kerja akan membuat apa yang kalian inginkan tercapai dengan jelas dan terarah.

 

Tetapi kesalahan pasti terjadi. Deadline mepet, tidak bisa multitasking, dan sebagainya. Karena begitu, bos kalian menjadi sebal dan menilai hal-hal yang sebenarnya tidak benar tentang kita. Mungkin bagi orang atau karyawan yang baru bekerja pertama kalinya atau kalian yang baru memulai bisnis pertama, dan tidak tahu tentang budaya perkantoran atau startup di lingkungannya, manajemen pekerjaan bisa terdengar mengerikan dan terlalu demanding.

 

Maka dari itu, kita harus tahu apa yang harus diperhatikan dalam manajemen kerja supaya kita dapat menghindari kena semprot atasan.

 

Prioritas

Jika pekerjaan sudah mulai menggunung, biasanya kalang-kabut adalah hal yang sudah kita lakukan terlebih dahulu. Kali ini, coba untuk take a step back, tarik nafas, dan mencoba untuk lebih kalem. Buka agenda atau buku catatan atau bahkan smartphone kamu, dan mulai mengatur jadwal yang lebih dapat kamu capai terlebih dahulu. Prioritaskan hal yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Kebiasaan ini akan membuat kita lebih bersemangat dan produktif ke depannya.

 

Komunikasi

Terdengar biasa saja, namun komunikasi adalah hal yang terpenting dalam mengutarakan apa yang kita inginkan dalam pekerjaan kita, baik dalam proses dan hasilnya. Coba untuk santun dan hormat, namun juga jangan terlalu friendly. Tingkat keterikatan dan kepercayaan antar karyawan dan atasan secara profesional dapat meningkat secara signifikan. Kita pun juga harus mempunyai pengetahuan mendalam tentang pekerjaan kita supaya ada kehadiran respect.

 

Kritik dan saran

Belajar untuk memulai memberi dan menerima kritik atau saran dengan cerdik dan juga santun. Feedback atau evaluasi bulanan biasanya merupakan salah satu waktu di mana kita bisa saja naik darah atau malah menjadi emosional. Hal seperti ini juga harus kita kontrol dalam pekerjaan supaya tetap ada keprofesionalan yang bisa kita tetap maintain. Hal seperti ini juga dapat menghindari kita dari penilaian yang subjektif dari atasan.

 

Istirahat

Hal yang paling terpenting! Ketiga hal di atas tidak akan kamu peroleh dengan maksimal jika kamu tidak memikirkan kesehatan diri sendiri. Istirahat memberikan dampak yang lebih positif bagi kualitas dan manajemen kerjamu. Menyegarkan mood, meluangkan diri dari tekanan pekerjaan, dan memberi kita waktu untuk bergerak sedikit daripada duduk di kursi terus menerus. Hal seperti cuci muka di toilet dapat bekerja sangat baik untuk kamu.

 

Nah, setelah tahu keempat hal di atas ini. Mari kita beri ruang dan disiplin yang pas bagi hidup kita di masa depan. Luangkan beberapa jam dari diri kamu sekarang juga untuk melihat dan menilai gaya hidup dan pilihan yang telah kita buat dalam kehidupan di pekerjaan. Jika kita perhatikan setiap faktornya, kamu pun dapat menjadi lebih efisien dan produktif dalam pekerjaan kamu!

 

Sumber:

[1] Huhman, Heather R. “The 3 Performance Management Mistakes You Need to Stop Making.” Entrepreneur. January 9, 2017.

[2] Arringdale, Chris. “4 Mistakes You’re Making in Your Performance Management Process.” ERE Media. February 16, 2016.

[3] Swargarani, Nastiti. “Tips Manajemen Waktu Untuk Kerja Produktif Dan Efisien.” EIKON Technology.

 

Author

Simply Complicated ;)

Leave a Reply