Lakukan 4 Persiapan Penting Berikut Ketika Akan Resign Kerja

LadyBird Journal – Detik-detik menuju pengunduran diri memang terasa berat. Terkadang kita berpikir langsung ke hubungan diri sendiri dengan teman-teman kantor, bagaimana cara menguruskan hal-hal administrasi ke kantor, dan sebagainya. Kamu pun juga harus tahu bagaimana cara membawa kabar ini ke bos kantor, seperti apakah kamu takut mengatakan hal yang salah yang sebenarnya kamu gak bermaksud untuk dikatakan. Semua adalah butuh persiapan resign kerja yang baik untuk menghadapinya.

 

Nah, kadang kita lupa bahwa sebelum resign, berikut ini adalah ada lima hal penting yang perlu diperhatikan untuk memastikan pemberhentian kerja kamu lancar.

 

1. Mengkomunikasikan Resign Dengan Atasan

Pertama, yang harus dilakukan adalah adalah memberitahu ke bos bahwa kamu ingin resign dengan cara yang sopan. Kamu pun sudah harus tahu apa saja yang akan dikatakan dan isu apa yang akan dibawa oleh bos kamu perihal pemberhentian kerjamu. Apakah budaya kantor, pekerjaannya, penawaran yang lebih pas untuk karirmu, atau apapun. Setelah itu, jangan lupa untuk menulis surat pengunduran diri. Tulis surat pengunduran diri dengan singkat, padat, dan jelas. Tapi perlihatkan juga kesopanan dan keprofesionalan kamu di surat tersebut.

 

2. Perbaharui Resume

Kedua, jangan lupa untuk perbarui resume kamu dengan referensi. Mungkin memang terlihat sepele, tetapi jika kamu ingin melamar pekerjaan baru, perusahaan tersebut ingin memastikan bahwa kamu adalah kandidat yang sesuai dengan etika dan budaya kerja perusahaan mereka. Mereka akan ingin tahu bagaimana kebiasaan dan keprofesionalan kerja kamu di kantor. Maka itu dipastikan juga komunikasi kamu dengan bos sebelum resign juga baik setelahnya. Kamu pun bisa minta referensi ke teman kerja kamu juga.

 

3. Perhatikan Kondisi Keuangan

Ketiga, perhatikan kondisi keuangan kamu. Tidak semua orang akan langsung dapat pekerjaan baru setelah mengundurkan diri dari pekerjaan. Kamu harus mulai memperhatikan tabungan yang tersimpan, apakah akan membantu kehidupan sehari-hari kamu sampai kamu dapat pekerjaan baru? Apakah kamu akan siap untuk mengurangi biaya hidup untuk beberapa saat? Jika tidak siap, kamu perlu atur ulang lagi keuangan kamu, karena keadaan darurat sangat bisa terjadi.

 

4. Merapikan Tempat Kerja

Keempat, jika semua di atas sudah kamu lakukan dan kamu sudah memastikan tanggal resmi pengunduran diri, mulai untuk mengemaskan barang-barang di kantor. Pilah pilih dokumen yang menurut kamu penting bagi kamu, atau pernak-pernik pribadi yang pernah menghiasi tempat kamu bekerja. Terutama dengan dokumen kantor, jangan sampai kamu membawa dokumen, arsip, atau surat yang salah.

 

5. Manfaatkan Benefit di Saat Terakhir

Dan yang terakhir dan juga penting, cek apakah kamu punya keuntungan tertentu dalam pekerjaan kamu, contohnya seperti asuransi kesehatan. Gunakan keuntungan tersebut sebisa mungkin. General checkup atau kunjungan ke dokter gigi akan sangat memudahkan kamu untuk memastikan bahwa ke depannya, kamu sehat secara fisik dan juga mental untuk pekerjaan baru dengan menggunakan asuransi kesehatan.

 

Banyak hal lainnya juga yang harus dipastikan sebelum resign. Cari lowongan pekerjaan baru yang lebih pas dengan keahlian kamu, buat portfolio dari pekerjaan yang ingin kamu ambil dari pekerjaan tersebut, dan lain-lainnya. Jika kamu sudah memikirkan hal-hal di atas ini, dapat dipastikan transisi resign kamu akan lebih disiplin, tegas, dan juga mudah.

 

Referensi:

[1] Doyle, Alison. “Checklist for Resigning from Your Job.” The Balance Careers. February 21, 2018. Disadur dari: The Balance Careers.

[2] “Why Job References Are Important?” Agile Product Solutions. January 9, 2015. Disadur dari: Agile HR.

[3] Hayes, Sally. “10 Things To Do Before Handing in Your Resignation.” ToughNickel. April 22, 2016. Disadur dari: Tough Nickel.

Author

Simply Complicated ;)

Leave a Reply