6 Cara Memotivasi Diri Agar Menjadi Pribadi Lebih Baik

LadyBird Journal – Resolusi apa yang kamu buat di tahun ini? Mungkin ingin bangun lebih awal dan memulai harimu lebih cepat dari biasanya, atau ingin lebih banyak berolahraga?  

Sebuah lembaga yang bergerak di bidang teknologi dan penelitian, Field Agent mengadakan survey pada tahun 2005 mengenai perbandingan antar generasi dalam mencapai resolusi tahun barunya.

Hasil survey ini menunjukkan bahwa 94% generasi milenials benar-benar berusaha untuk mewujudkan resolusi tahun barunya, dibandingkan 84% generasi X dan 81% generasi baby boomers. Millenials juga bersedia mengeluarkan dana hampir dua kali lipat lebih besar dibandingkan generasi baby boomers untuk dapat meningkatkan kualitas dirinya. Kenapa seseorang percaya bahwa dirinya dapat menjadi lebih baik?

Keyakinan bahwa jika berusaha maka kita dapat menjadi lebih baik disebut juga dengan growth mindset. Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Dweck menunjukkan bahwa jika kita percaya kemampuan dapat ditingkatkan, maka kita cenderung melakukan usaha untuk dapat meningkatkan kemampuan tersebut.

 

Mungkin Birdies, masih suka naik turun semangat untuk memiliki growth mindset ini. Nggak usah khawatir, itu normal kok. Karena itu, kali ini ada beberapa cara memotivasi diri menjadi lebih baik untuk memiliki growth mindset agar terus tumbuh menjadi versi diri kita yang lebih baik.

 

1. Hal Yang Penting Diingat: Manusia Pasti Bisa Berubah, Maka Sabarlah Ketika Kamu Sedang Masa Perbaikan Diri Atau Belajar Hal Baru

 

Mungkin ada kalanya kita sedang lelah ketika berusaha untuk menjadi lebih baik. Kemudian, muncul pikiran bahwa apapun usaha yang dilakukan sudah tidak ada lagi yang dapat berubah. Pemikiran seperti ini tidak akan membantu, karena akan membuat kita semakin terpuruk dan malah merasa tak ingin berusaha lagi.

 

Ketika sedang dalam keadaan seperti ini, penting diingat bahwa manusia bisa berubah. Kalau merasa perbaikan dirinya terasa lebih lama dari orang lain, jangan menyalahkan diri dan menganggap diri kurang terus. Berubah memang tidak mudah, karena itu harus ingat untuk bersabar ketika belajar hal baru atau sedang perbaikan diri.

 

2. Gunakan Kalimat Yang Positif

Coba bandingin ya Birdies, mana yang akan membuatmu lebih semangat untuk memperbaiki diri?

 

  • Aku selalu datang terlambat, manajemen waktuku sangat buruk, untuk hal sekecil ini saja aku ngga mampu. Payah banget.
  • Wah telat lagi. Aku akan mengatur waktuku dengan lebih baik untuk meningkatkan kualitas hidupku. Besok bangun lebih pagi deh

 

Kalimat pertama adalah kalimat yang mungkin muncul ketika pertama kali kita menyadari bahwa ada hal-hal yang harus kita tingkatkan. Tapi sayangnya, menggunakan kalimat pertama dapat menimbulkan emosi negatif dan perasaan tidak nyaman terhadap dirimu sendiri.

 

Bandingkan dengan kalimat kedua. Kalimat kedua lebih membawa emosi positif dan semangat untuk menjalani perubahan. Kenapa sih harus judging diri dengan kalimat negatif seperti itu kalau bisa memotivasi dengan lebih positif?

 

3. Jangan Berhenti Pada Rencana Perbaikan, Mulai Lakukan

Mengetahui apa yang harus kita lakukan untuk mengembangkan diri memang adalah sebuah langkah awal yang sangat baik. Sayangnya, memikirkan mengenai langkah yang harus kita ambil terlalu lama, dapat memunculkan keraguan dan pikiran negatif yang akan menghalangi rencana awal. Untuk itu usahakan untuk langsung memikirkan langkah-langkah yang dapat langsung dipraktekkan ketika ingin melakukan self improvement.

 

4. Kelilingi Dirimu Dengan Orang-Orang Yang Percaya Pada Proses, Bukan Hasil

Jika terfokus pada hasil, maka kita cenderung akan merasa kecewa jika belum dapat meraihnya. Contohnya anak yang dipuji karena usaha yang ia keluarkan akan mengembangkan growth mindset, karena ia dipuji jika mencoba untuk terus mengembangkan kemapuannya, sehingga menumbuhkan motivasi untuk terus berkembang dan lebih baik. Sementara anak yang dipuji pintar cenderung akan mengembangkan fixed mindset karena hanya hasil yang dinilai. Berada di sekitar orang-orang yang akan menghargai kita karena usaha yang sudah kita keluarkan akan lebih membantu untuk berubah menjadi lebih baik.

 

5. Gunakan Kata “Belum”

Cara memotivasi diri berikutnya adalah menggunakan kata belum yang akan membantu untuk menumbuhkan motivasimu loh Birdies. Dibandingkan mengatakan, “Aku tidak akan bisa bangun lebih awal dan berolahraga, semuanya kacau” kamu bisa bilang “Oke hari ini aku belum bisa bangun pagi, besok aku akan bangun lebih awal”. Dengan menggunakan kata belum, kita menyadari bahwa hal yang diharapkan saat ini memang belum tercapai, namun tetap dapat diraih di masa depan. Kata-kata belum dapat menumbuhkan semangat di dalam diri kita untuk terus berusaha meskipun menghadapi hambatan.

 

6. Belajar Dari Kesalahan

Mengalami masalah dalam menjalankan rencana perubahanmu? Apakah ini berarti kamu gagal? Tentu saja tidak Birdies. Orang dengan growth mindset akan mempelajari kesalahannya, lalu mencari cara agar tidak terulang lagi di masa depan. Misalnya kamu gagal untuk menjalankan rencana untuk berolahraga setiap hari. Coba analisis mengapa itu bisa terjadi. Apa ternyata di pagi hari terlalu mengantuk untuk berolahraga, sementara sebelum tidur terlalu lelah untuk berolahraga? Kalau begitu mungkin solusinya berolaharga sore hari sebelum makan malam. Jangan menyerah dan ayo temukan rencana perbaikanmu.

 

 

Referensi:

[1] Jangra, Pinky. (nd). The Self Improvement Trap. Ditemu kembali dari thepositivepsychologypeople.com

[2] Mindsetwork. (nd). Ditemu kembali dari mindsetworks.com

[3] Schroeder, Jules. (2018). Millenials here why you are addicted to self improvement.  Ditemu kembali dari forbes.com

[4] Silver, Debbie. (2017). 5 Tips for Using Growth Mindset to Foster Motivation. Ditemu kembali dari corwin-connect.com

[5] gambar: pinterest.com

Author

Leave a Reply