5 Manfaat Tidur Bagi Wanita Sibuk

LadyBird Journal – Hai, Birdies! Gimana kabar Birdies seminggu ini? Apakah sedang bergelut dengan banyaknya pekerjaan bahkan di akhir minggu? Birdies mungkin sibuk mengerjakan tugas-tugas yang menumpuk di siang hari. Sementara di malam hari adalah waktu yang tersisa untuk berkumpul dengan orang-orang tercinta, sekedar ngobrol, nonton, atau jalan-jalan.

Banyaknya kegiatan yang harus dilakukan dalam satu hari bisa bikin lelah. Kalau udah lelah, biasanya jadi nggak mood dan dampaknya bisa menurunkan kualitas hal yang kita kerjakan. Terus gimana dong? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan supaya kita kerja bagai kuda tapi tetap bahagia. Salah satunya, istirahat dengan tidur. Kesannya you don’t say ya. Tapi buktinya masih ada yang suka menyepelekan kebutuhan badan satu ini dengan dopping kopi!

Karena itu, kita mau ingetin betapa pentingnya tidur dengan 5 manfaat tidur bagi wanita sibuk seperti Birdies! Terus memang apa sih pentingnya tidur selain memuaskan rasa kantuk bagi orang-orang sibuk bekerja/kuliah kaya Birdies? Disimak ya!

 

1. Meningkatkan usia harapan hidup biar bisa meraih mimpimu

Berapa lama waktu yang Birdies habiskan dalam sehari untuk bekerja, bersosialisasi dengan orang terdekat dan untuk tidur? Tahukah Birdies, waktu yang kita habiskan untuk tidur ternyata berhubungan dengan usia harapan hidup. Dilansir dari Harvard Medical School, penelitian menunjukkan tidur selama kurang dari 5 jam dapat meningkatkan resiko kematian sebanyak 15%.

 

Salah satu penyebabnya adalah kurangnya waktu yang dibutuhkan tubuh dapat beristirahat. Kurang tidur juga berhubungan erat dengan beberapa penyakit seperti kanker, diabetes, obesitas serta masalah kesehatan mental. Meskipun sibuk mungkin kamu bisa coba luangkan waktumu untuk tidur ya, agar dapat hidup lebih lama. Jadi punya lebih banyak waktu untuk berkontribusi dalam kegiatan yang disukai.

 

 

2. Mood menjadi lebih stabil jadi siap menghadapi kondisi kantor

Pernah kesel sama rekan kerja atau bos karena moodnya kurang stabil dan mempengaruhi sikapnya dalam bekerja? Bisa jadi mereka kurang tidur! Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur selama 4,5 jam per malam merasa lebih lelah secara mental, mudah marah, sedih, dan stres.

 

Pada studi lainnya orang yang tidur selama 4 jam per malam merasa kemampuannya untuk bersosialisasi menurun serta menjadi lebih pesimis keesokan harinya. Lebih mudah terpancing emosi tentu tidak akan membantu kita dalam bekerja ya Birdies. Kesalahan kecil yang dilakukan oleh orang lain saja dapat langsung membuat emosi meledak. Ini tentu bahaya dalam dunia kerja karena dapat merusak kerjasama tim dan hubungan kita dengan anggota tim. Sebaliknya tidur yang cukup bisa membuat mood lebih stabil sehingga tetap dapat bertindak profesional meskipun terjadi hal-hal yang tidak direncanakan.

 

3. Daya imun menjadi lebih kuat jadi nggak banyak izin sakit

Pekerjaan sedang banyak, ayo kebut terus sampai pagi. Tidurnya nanti saja. Ternyata keesokan harinya Birdies jadi bersin-bersin, demam, tidak enak badan, padahal ini adalah bulan penuh deadline. Kenapa ya kira-kira? Ternyata tidur dapat meningkatkan daya imun tubuh. Dibuktikan dari beberapa penelitian. Penelitian pertama dilakukan pada binatang.

 

Binatang yang tidur lebih lama memiliki kemampuan yang lebih baik dalam bertahan ketika dihadapkan pada infeksi virus. Penelitian lainnya dilakukan pada 150 orang yang sudah diamati pola tidurnya selama dua minggu, kemudian mereka diberi virus influenza. Partisipan yang tidur kurang dari 7 jam memiliki kemungkinan untuk terserang flu tiga kali lebih besar dibandingkan partisipan yang tidur diatas 7 jam.

 

Hal ini juga yang menyebabkan kita dianjurkan untuk tidur ketika sedang sakit, agar daya imun dapat meningkat. Mencegah lebih baik daripada mengobati, meskipun sedang sibuk tetap luangkan waktu untuk tidur ya Birdies,.

 

 

4. Menurunkan nafsu makan jadi ga banyak jajan

Sudah menyelesaikan deadline dan begadang sampai pagi, tapi pagi ini kenapa ya ingin makan terus? Kurang tidur dapat menyebabkan menurunnya produksi hormon leptin, yaitu hormon yang memberikan sinyal kepada otak untuk merasa kenyang. Menurunnya produksi leptin menyebabkan butuh waktu lebih  lama bagi kita untuk merasa kenyang.

 

Ditambah lagi dengan meningkatnya produksi ghrelin, hormon yang menyebabkan rasa lapar. Nafsu makan meningkat namun sulit untuk merasa kenyang. Nah kondisi seperti ini dapat dihindari dengan tidur Birdies. Jika produksi hormon stabil kita dapat menjaga pola makan sehingga dapat beraktivitas dengan lebih tenang, tanpa dihantui keinginan untuk makan.

 

 

5. Menjaga kestabilan gula darah jadi terhindar penyakit diabetes

Menjaga kesehatan dalam kondisi sibuk memang tidak mudah. Memperhatikan pola makan, olahraga, dan pola tidur sangat penting agar tetap sehat. Kadar gula darah akan mempengaruhi performa kita dalam bekerja birdies. Insulin merupakan hormon berfungsi untuk mengubah glukosa menjadi energi.

 

Ketika kurang tidur, insulin diproduksi lebih sedikit. Hal ini menyebabkan kemampuan insulin menurun, sehingga kadar glukosa dalam darah tinggi dan dapat meningkatkan resiko diabetes. Hal ini dibuktikan dari penelitian yang  menunjukkan bahwa orang yang tidur dibawah 5 jam per malam juga memiliki resiko yang lebih besar untuk terkena diabetes.

 

Nah itulah manfaat tidur untuk menunjang karir dan kuliahmu. Gimana nih kamu akan mengatur jadwal tidurmu sekarang? Apa tetap sama atau akan ada yang kamu perbaiki? Para ahli berpendapat sangat penting jika kita punya jadwal tidur dan bangun yang sama setiap harinya. Bisa dimulai dengan menentukan dulu mau tidur jam berapa, lalu coba matikan lampu dan berhenti main hp agar Birdies lebih cepat tertidur. Kemudian, buat rutinitas di pagi hari yang menyenangkan, misalnya berolahraga atau kegiatan lain yang kamu sukai, jadi Birdies semangat untuk bangun di pagi hari. Ayo hidup lebih sehat dan produktif Birdies.

 

Referensi

[1] Beccuti, Guglielmo & Pannain, Silvana. (2011). Sleep and Obesity. Ditemu kembali dari ncbi.nlm.nih.gov

[2] Division of Sleep Medicine at Harvard Medical School (2007). Sleep and Disease Risk.  Ditemu kembali dari healthysleep.med.harvard.edu

[3] Griffin,  R M (n.d). 9 Suprising Reason to Get More Sleep. Ditemu kembali dari webmd.com

[4] Mann, Denise. (n.d) The Sleep-Diabetes Connection. Ditemu kembali dari webmd.com 

Author

Leave a Reply